Website dwibahasa memerlukan URL yang konsisten untuk setiap versi. Pengalihan bahasa sebaiknya mempertahankan konteks halaman, bukan selalu membawa pengguna kembali ke beranda.
Metadata canonical dan hreflang kemudian menjelaskan hubungan antarkedua versi kepada mesin pencari. Terjemahan tetap perlu ditulis untuk manusia, bukan hanya mengganti kata satu per satu.